Perkumpulan PENA dan WRI kerjasama Tentang Kesehatan Reproduksi Perempuan

klik untuk tonton video

Desa Pandan Sembuat merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan tayan hulu, kabupaten sanggau yang di kelilingi oleh Perkebunan Kelapa Sawit. Dengan adanya Perkebunan Kelapa sawit tentunya akan menimbulkan dampak positif dan negatif disekitar daerah wilayah perkebunan. Dari bidang kesehatan Reproduksi khususnya kaum perempuan, dalam hal ini PENA bekerja sama dengan WRI memfasilitasi

kaum perempuan di Desa Pandan Sembuat, khususnya di kab. Sanggau  agar kaum perempuan memahami apa saja dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh perkebunan kelapa sawit terhadap kondisi kesehatan Reproduksi kaum perempuan.

Direktur Perkumpulan PENA Rinto, S.Sos mengatakan masih banyak kaum Perempuan/ ibu-ibu yang belum mengetahui dampak kerusakan lingkungan bagi kesehatan Reproduksi mereka masing-masing kerena Sibuk Bekerja.

Ayu Anastasia yaitu salah satu staff WRI (Women research institute) juga mengatakan melalui kegiatan ini agar ibu-ibu dapat memahami dan mengetahui lebih lanjut bahwa permasalahan kesehatan yang sekecil apapun jika tidak di ketahui lebih jauh akan berdampak bagi ibunya maupun anaknya di kemudian hari. Meskipun menurut ibu-ibu masalah kesehatan yang sepele  yaitu kesehatan ibu dan anak, persalinan atau apapun itu agar dapat di identifikasi oleh ibu-ibu, PENA maupun WRI.

Misnaya, salah seorang warga Desa pandan sembuat berterima kasih banyak kepada Perkumpulan PENA dan WRI (Women Riset Institute)  melalui kegiatan ini mereka banyak mendapatkan pengetahuan baru mengenai dampak negatif yang ditimbulkan oleh rusaknya lingkungan khususnya di bidang kesehatan Reproduksi bagi kaum perempuan.(YKT)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *