Arsip Tag: PENA memfasilitasi kelompok ibu

Pendampingan terhadap Kelompok KWT Anggrek dalam pengurusan perizinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)

Dinas kesehatan Landak
Perkumpulan PENA memfasilitasi kelompok KWT Anggrek untuk Mengurus Perizinan PIRT di Dinas Kesehatan

Home Industri: untuk menjamin usaha makan/minuman rumahan yang di jual dan beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan makanan atau izin edar produk pangan, maka di perlukan perizinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga)

berikut link tentang cara mengurus perizinan PIRT

klik link ini

Dinas Pertanian Landak
Pengurusan Sertifikat Pelatihan Kelompok KWT Anggrek yaitu salah satu syarat Pembuatan PIRT di Dinas Pertanian

Dalam hal ini Perkumpulan PENA mendampingi kelompok Ibu-ibu dalam Pembuatan PIRT. Salah satu nya pada kelompok KWT anggrek di Desa tubang raeng,  kelompok  KWT Anggrek ini mengolah ubi dan pisang menjadi keripik ubi dan keripik pisang.
Berikut adalah beberapa foto-foto kegiatan kelompok ibu-ibu KWT Anggrek dalam mengolah usaha keripik mereka.

KWT Anggrek
ibu-ibu bergotong royong mengupas dan membersihkan ubi

 

DSC_6343
kelompok ibu-ibu KWT Anggrek sedang mengiris ubi secara bergantian
DSC_6336
Kelompok Ibu-ibu KWT Anggrek sedang mengupas kulit pisang
DSC_6364
kelompok ibu KWT Anggrek sedang mengiris buah pisang

 

Diskusi Antara Kelompok Perempuan Dengan PTPN XIII

 

Pak Gustianto sedang menyampaikan materi tentang bagaimana cara mengakses dana CSR
Pak Gabriel Pius sedang menyampaikan materi tentang bagaimana cara mengakses dana CSR

Sesuai dengan judul di atas  Perkumpulan PENA telah memfasilitasi para kelompok ibu-ibu yang berjumlah 15 kelompok dari 5 kabupaten dengan perwakilan kelompok masing-masing datang ke kegiatan ini untuk memahami dan mempelajari apa itu dana CSR serta cara mengakses dana CSR tersebut Dengan mengundang Narasumber dari pihak PTPN XIII diharapkan dengan kesempatan ini para kelompok ibu-ibu dapat menggali sedalam-dalam nya info mengenai Dana CSR itu. Pak Gustianto mengungkapkan Bahwa Dana csr ada jika PTPN XIII mengalami keuntungan, dan dari keuntungan tersebut 2 persen adalah dana CSR… karena kondisi PTPN XIII saat ini mengalami kerugian…. Jadi untuk tahun 2015 ini di tiadakan dana csr. Namun masih ada harapan yaitu dengan PKBL (Program kemitraan dan bina lingkungan) PKBL merupakan Kredit lunak. Dengan kredit lunak ini diharapkan kelompok ibu- ibu dapat mengaksesnya sebagai pengganti dana CSR. (YKT)